InspirasiRagamTerkini

CELOTEH BOCAH DEPOK: “Jangan Pilih Pilih ‘CORONG’ Informasi”

DEBAR.COM.-DEPOK- BERCERAI atau berpisah dalam dunia politik seperti sudah hal biasa dan bukan yang luas biasa… Pasangan pemimpin daerah entah itu Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam dunia perpolitikan di Indonesia hal yang lumrah…

Kata orang itu ‘Politik’ sangat dinamis.. Lima menit ngomong A beberapa saat setelah tidak selesai bicara bisa saja berubah. Itu juga yang terjadi dalam kegiatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) baik Gubernur, Bupati maupun Wali Kota disuatu daerah… Nah sama saja di Kota Depok yang diperkirakan tinggal tujuh bulan lagi bakal mengelar Pilkada serentak…

Bahkan, untuk Kota Depok sendiri selama empat kali mengelar Pilkada selama ini… Ternyata juga mengikuti ‘Trend’ bercerai atau pisah pasangan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota saat Pilkada berlangsung setelah duduk bareng dan melaksanakan tugas membawa amanah dari masyarakat Depok selama lima tahun.

Celoteh Bocah Depok… Ingin sedikit mengulas adanya ‘Cerai atau Pisah’ pasangan antar Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Pilkada tahun 2020 mendatang… Sebetulnya, masih terlalu dini atau riskan untuk mengutarakan masalah ‘Cerai atau Pisah’ pasangan yang masih memimpin sekarang di Depok antara Mohammad Idris dengan Pradi Supriatna.. Namun, terlalu kencang dan derasnya pemberitaan sejumlah media lokal yang ada membuat ada sedikit jarak antar dua pemimpin Depok ini…

Ya.. Kalau bisa dibilang nasi sudah menjadi bubur.. Terlalu gencar dan derasnya informasi pemberitaan media lokal berkaitan kinerja dua pemimpin di Kota Depok bahkan malah menimbulkan jarak diantara keduanya. Bukan malah mempererat serta mengkuatkan barisan untuk melanjutkan program kerja yang masih belum dilaksanakan malah terlihat saling bersingungan.

Walaupun.. Dalam berbagai kegiatan tetap dapat duduk bareng bersama.. Namun, siapa yang dapat melihat ke dalam hati maupun pribadi masing masing pemimpin Depok ini. Ya hanya terlihat hambar saja dengan senyuman dan ngobrol bareng seadanya hingga acara selesai…

Sebetulnya ‘Bercerai atau Berpisah’ pasangan dapat diantisipasi jika sejak awal memimpin masyarakat 2,5 juta jiwa di Kota Depok tidak terlalu ‘over’ dalam mengambil berbagai keputusan agar pemerintahan tetap berjalan dengan lancar…Paling tidak satu dengan yang lain saling menutupi kekurangan yang ada… Paling tidak pembagian tugas dan tanggung jawab bersama terlebih saat ke dua pemimpin diusung sejumlah partai koalisi…

JANGAN PILIH KASIH ‘CORONG’

He he he… Bukan, saya orang nomor satu semua ada ditangan saya…. Anda nomor dua jadi hanya ikut saja karena kewenangan sudah ada pembagian sejak terpilih menjadi pasangan memimpin Kota Depok… Juga seharusnya tidak terlalu menyolok dalam menunjuk maupun memilih sejumlah pejabat maupun pembantu dalam bertugas menjalankan amanan masyarakat.

Seluruh tingkah laku dan perjalanan ke dua pemimpin tentunya selalu dimonitor masyarakat. Apapun yang dilakukan dan diambil keputusan bakal terlihat dan diketahui masyarakat banyak.. Termasuk memilih milih ‘Corong’ kegiatan sehari hari yang akan disampaikan ke masyarakat….

‘Corong’ informasi kegiatan sehari hari ke pemerintahan seharusnya lebih pleksibel tidak memilih milih…Semua dirangkul dan diberdayakan walaupun nantinya berujung hanya satu, dua bahkan lima Corong’ informasi yang dipertahankan… Ini semua harus menjadi pelajaran semuanya… Selain nanti akan berujung yang tidak menengenakan terhjadap ‘Corong’ tersebut juga akan menjadi bumerang dalam berbagai menyampaikan informasi yang berkualitas….

He he he.. Terkesan malah terbelengu tidak obyektif hanya mengangkat satu pemimpin saja. Pada hal setiap pemimpin memiliki Wakil yang juga diperhatikan… Celoteh Bocah Depok.. Berupaya untuk melihat sisi adanya ‘Perceraian atau Perpisahan’ yang belakangan makin ramai dibicarakan di masyarakat Kota Depok dalam kegiatan Pilkada tahun 2020 mendatang antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota…

Melihat semua itu memang sangat disayangkan sekali… Mereka berdua… Wali Kota dan Wakil Wali Kota tentunya masih dapat bertahan untuk melanjutkan program lima tahun mendatang sebagai pasangan petahana dalam Pilkada tahun 2020. Hemm.. Waktu beberapa bulan masih ada tentunya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh ke dua pemimpin Kota Depok untuk saling intropeksi diri jika mereka ingin kembali berjuangan membangun Depok lima tahun ke depan…

Jangan dengarkan bisikan atau saran yang membuat perpisahan pasangan… Fungsikan ‘Corong’ informasi dengan sebaik baiknya tanpa memilih ini lokal dan ini nasional. Ini anak emas…Ini kader…Ini dapat diatur yang itu tidak dan lainnya sehingga semua sama walaupun akhirnya nantinya juga dapat terlihat secara nyata dalam bertugas atau bekerja membantu menginformasikan pembangunan ke masyarakat secara obyektif, fakta dan tidak hoaks….. Aamiin….(AP/Debar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close