PendidikanRagamTerkini

GDS Group Respon Trend Belajar Dengan 3 Pilar Berbasis Digital

DEBAR.COM.-GROGOL, DEPOK- Direktur Utama Lembaga Pendidikan GHAMA d’leader school (GDS) H. Acep Al Azhari menuturkan pihaknya telah menyiapkan Roadmap lembaganya hingga tahun 2035. Menurutnya, menjadikan GDS berbasis teknologi , memperjelas arah pengajaran para guru serta meredesign arsitektur bangunan gedung agar lulusan yang dihasilkan bertumbuh sesuai jamannya.

Saat ini tengah proses pembangunan

“GDS Group merespon trend belajar ke depan dengan membangun 3 pilar penting berbasis digital. Jadi proses belajar, penyaluran kerja dan memberi peluang untuk menjadi entrepreneur sudah terbangun di  sekolah,” kata H. Acep Al Azhari yang akrab disapa Jiacep seusai menggelar kegiatan Workshop 2021 dengan mengangkat tema besar ‘GDS ROADMAP’ yang berlangsung di Gedung Al Azhari Tribune, sebuah area yang mengusung tagline ‘nikmatnya makan, belajar dan kerja di tribun’ . Terletak di Jalan Grogol Raya, Kecamatan Limo Kota Depok, Sabtu (09/10/2021).

Dirinya mengaku bahwa saat ini seorang siswa tidak hanya belajar ilmu dari seorang guru saja. Pasalnya, dengan kecanggihan teknologi dan informasi seorang siswa bisa banyak mendapatkan ilmu. Meski begitu, lanjutnya, kecanggihan teknologi tidak bisa menggeser peran seorang guru.

“Peran guru tidak bisa digeser dengan kecanggihan teknologi. Karena salah satu peran guru adalah menumbuhkan karakter pada siswa. Karakter yang sangat di butuhkan oleh generasi milenial adalah kemampuan memimpin. Harapannya, semua siswa yang belajar di 8 unit sekolah grup GDS siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal Leadership Character yang kuat,” harapnya.

Jiacep juga menuturkan, ke depan akan mengembangkan Pesantren. Menurutnya, saat ini sudah ada 25 santri di Pesantren Al-Azhari Qur’anic Boarding School. Pada Januari 2022 Pesantren ini akan dibuka secara umum.

Saat ini tengah proses pembangunan

“Tahun ini sudah kita mulai dengan menyeleksi 500 siswa internal GDS , dan hanya 25 santri yang akan diterima dan mukim. Mereka ini akan menjadi santri senior pertama,” ungkapnya.

Dalam Workshop tersebut dihadiri lebih dari 206 staf pengajar dan karyawan GDS Group. Acara berlangsung lancar dengan protokol kesehatan yang ketat. (AR/Debar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close