PeristiwaTerkini

Nenek Buta Huruf Tega Ditipu Tetangga, Rumahnya Cuma Dihargai Rp300 Ribu

DEBAR.COM.-BEJI, DEPOK- Sangat malang dan menyedihkan nasib yang dialami seorang nenek Arpah (69) warga Beji, Depok. Ia kehilangan rumahnya tempat tinggalnya seluas 103 meter persegi setelah dibohongi oleh tetangganya sendiri AKJ (26) yang dilakukan pada 2015 silam. Nenek Arpah yang buta huruf ini hingga kini masih berusaha untuk memperjuangkan agar rumah yang dimilikinya kembali.

Dengan menggunakan uang Rp 300 ribu rupiah saja, tetangganya menipu dirinya yang memang buta huruf. Diketahui sebelumnya pihak keluarga nenek Arpah telah mengajukan gugatan terkait sengketa tanah.

Setelah sidang dilaksanakan, pihak Pengadilan Negeri Depok telah melakukan pengecekan lokasi tanah yang disengketakan.

Awal peristiwa ini terjadi sejak nenek Arpah didatangi oleh tetangganya yang berinisial AKJ, untuk dibawa ke notaris. Nenek Arpah yang memiliki lahan seluas 299 meter, menjual tanahnya seluas 196 meter pada ayah tiri AKJ.

Sisa tanah yang dimiliki oleh nenek Arpah kini tinggal 103 meter. Proses tersebut berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Namun setelah selesai nenek Arpah diminta untuk kembali menandatangani kertas yang ternyata sertifikat tanah untuk sisa tanah 103 meter miliknya.

Setelah menandatangani sertifikat tersebut, ia diberi uang senilai Rp 300 ribu rupiah. Nenek Arpah baru sadar telah ditipu setelah didatangi oleh pihak bank yang membahas perihal sertifikat tahan.

Wanita tua tersebut mengakui bahwa dirinya memang tak bisa membaca dan menulis ketika dimintai tanda tangan oleh AKJ. Saat itu Nenek Aprah mengrira dirinya dimintai tanda tangan karena urusan penjualan tanah seluas 196 meter yang belum selesai.

“Ngga, saya gak tau itu buat apa. Disuruh tandatangan doang ya sudah saya tandatangan. Saya kira itu tandatangan urusan tanah seluas 196 meter yang dulu belum selesai,” pungkasnya.

Kini Nenek Arpah yang didampingan pengacaranya, Agung melaporkan AKJ ke Mapolresta Depok dan telah ditangani penyidik dari Unit Harta dan Benda (Harda) dengan nomor laporan polisi LP/2143/K/IX/2019/PMJ/Resta Depok.

Berdasarkan laporan tersebut, Nenek Arpah diduga jadi korban penipuan sesuai dengan pasal 372-378 Kitab Undang-undang Hukum Pidata (KUHP). (AR/Debar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close