PeristiwaTerkiniTNI - Polri

Pembunuh Pelajar SMP Dihantui Rasa Bersalah Karena Dibayangi Wajah Korban

DEBAR.COM.-SAWANGAN, DEPOK- Pelaku pembunuhan pelajar SMP Ali Akbar (14), Papay terus dihantui rasa bersalah setelah melakukan pembunuhan dipinggir kali Ciputat, Cinangka, Sawangan, Depok beberapa hari yang lalu. Namun rasa bersalah yang menghantui dirinya jelas tak bisa menghapus kejahatan yang telah dilakukannya.

Pelaku Papay (19) yang bernama asli Ahmad Rifai ini menolak bicara. Ia terus saja mengerutkan keningnya. Namun, ia akhirnya buka suara meski tak banyak kata terucap selalu penyesalan. “Saya itu merasa bersalah bener,” katanya usai melakukan rekontruksi yang digelar petugas inafis Polresta Depok, Rabu (10/10/2018).

Menurutnya, wajah pelajar SMP yang dihabisinya dengan tujuh tikaman pisau itu tak bisa lepas dari pikirannya. Seolah mengikuti tak mau berhenti,

“Kebayang-bayang wajah dia terus, kebayang waktu saya bunuh sampai sekarang kebayang terus,” ucapnya.

Polisi berinisiatif memeriksa kondisi kejiwaan Papay yang menghabisi anak yang menjadi teman bermain game online di warnet.

“Kami akan periksa kondisi kejiwaan pelaku,” ujar Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo usai rekonstruksi.

Papay sejatinya ingin membeli sabu tapi tak uang. Ia pun mengajak anak itu ke pinggir kali dengan alasan mencari belut pada Sabtu (07/10/2018). Di pinggir kali, pelajar itu dibunuh lalu ia mengambil HP korban dengan niat dijual hingga uangnya bisa dibelikan sabu. (AG/MFR/Debar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close