Da'wahRagamTerkini

SYIAR DEBAR: Menjauhi Bahaya Lebih Diutamakan Dari Mencari Maslahat Oleh: Ustad Dr.Mukhrij Sidqy, MA

DEBAR.COM.-DEPOK- Seusai Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi COVID-19, dikeluarkan banyak diskusi dan masyarakat bertanya-tanya, apakah hari Jumat besok khatib akan baca khotbah atau masjid masih menyelenggarakan salat Jumat? Berikut beberapa penjelasan terkait ibadah dalam keadaan yang tidak biasa seperti virus Corona yang menular ini.

Dalam fatwa tersebut dijelaskan orang yang sudah terpapar virus Corona harus melakukan isolasi diri. Orang tersebut pun dilarang melaksanakan salat Jumat karena dikhawatirkan akan menularkan virus. larangan itu untuk menjaga kemaslahatan bersama atau kepentingan umum, bahkan Rasulullah SAW pernah mengatakan bahwa orang yang baru saja memakan bawang agar jangan masuk masjid, hal itu bertujuan untuk menghindari ketidak nyamanan jamaah lain dari aroma bawang.

Para ulama Ushul Fiqh telah merumuskan bahwa memelihara kemaslahatan umum itu lebih didahulukan daripada kemaslahatan individu dan prinsip menolak keburukan didahulukan daripada memperoleh kebaikan (mashlahat al-‘ammah muqaddamun ‘ala mashlahat al-fardi, wa dar’u al-maf√Ęsid muqaddamun ‘ala jalb al-mashalih).

Namun, himbauan agar meminimalisir kegiatan massal termasuk ibadah salat Jumat hendaknya tidak disalahpahami. Tidak melaksanakan salat Jumat dengan meniadakan salat Jumat berbeda maknanya. Apabila sudah masuk dalam kategori meniadakan salat Jumat, tentu itu melanggar hukum agama. bagi orang yang sehat dan berada di wilayah yang sebaran virus Coronanya masih rendah, melaksanakan salat Jumat merupakan suatu kewajiban.

Jika ibadah yang wajib saja diberikan rukhshah (keringanan) demi terciptanya kemaslahatan bersama, maka apalagi kegiatan lain yang sifatnya duniawi, seperti konser musik, piknik ke taman rekreasi dan sebagainya. Karenanya, apa yang telah menjadi himbauan pemerintah dan diperingatkan oleh MUI terkait Covid-19 dapat di laksanakan sebaik mungkin.(MUKHRIJ/Debar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close