PeristiwaTerkini

BPN Depok Hilangkan Tanah Warih, Petugas Ukur Dipertanyakan

DEBAR.COM.-DEPOK- Badan Pertanahan Nasional Kota Depok, telah menghilangkan nama Warih Wirawan Hadi, sebagai penerima uang ganti rugi dalam pembebasan jalan tol.

Nama Warih yang semulanya ada dalam pendataan di BPN Depok, tiba tiba hilang saat pendataan nama nama peserta ganti rugi, dibalai rakyat yang terletak dikecamatan Beji, Depok.

Spontan Warih Wirawan Hadi, menjadi geram, karena namanya hilang dari peserta ganti rugi jalan tol.

“Tanah yang terletak diwilayah Limo, milik Hadi Wirawan, tidak ada tersangkut dalam Masalah Hukum apapun, saya tegaskan ini kepada BPN Depok, agar secepatnya menyelesaikan permasalahan ini, supaya hak Warih Wirawan Hadi, dikembalikan dengan benar” ujar Rita Sari, penerima kuasa, dari Warih Wirawan Hadi, Kamis (8/04/2021).

Saat Bagian TU, BPN Depok dikonfirmasi terkait permasalahan Hilangnya nama Warih Wirawan Hadi yang hilang dari peserta ganti rugi jalan tol, Yudi menegaskan, dirinya tidak bisa menjelaskan masalah tersebut. “Karena itu sudah masuk keranah teknis, silahkan kebagian pembebasan jalan tol,” ungkapnya.

Dulu kasie pengukuran dan petugas ukurnya Edi Sarwedi lah yang turun ke lokasi, tetapi tidak ada koegiatan apapun yang di lakukan di lokasi, bagaimana mungkin tidak terjadi pengukuran dan kegiatan apa pun tiba tiba ada revisi peta ke dua yang awal nya di peta awal nama warih wirawan hadi sudah terdaftar di No 509 tiba tiba lenyap tidak terdaftar lagi dan yg membuat peta kedua adalah edi sarwedi , yang Rita Sari sayangkan kenapa bpn lamban dalam menangani persoalan dalam instansi BPN depok bahwa sudah jelas siapa yang membuat peta kedua hingga hak orang lenyap. Karena di peta ke dua tertulis kasie nya Edi dan petugas ukur nya edii sarwedi

Sementara itu, Samsudin dari bagian Pembebasan Jalan Tol mengutarakan, kami dapat data dari bagian pengukuran, terkait nama Warih Wirawan Hadi yang namanya hilang, silahkan kebagian pengukuran untuk lebih,” elasnya

Ketika ingin ditemui, kasi bagian pengukuran BPN Depok, tidak ada ditempat, dan Petugas Ukur,  yang turun kelokasi Tanah Warih Wirawan Hadi, yang hilang dalam daftar penerima uang ganti rugi pembebasan jalan tol, Edi Sarwedi, enggan untuk ditemui, bahkan terkesan menghindar.

“Kami harap BPN Depok, menjelaskan kenapa Warih Wirawan Hadi, namanya hilang dari daftar penerima uang ganti rugi jalan Tol Diwilayah Limo, karena sekarang sudah zamannya transparansi, jika BPN Depok tidak mau menjelaskan,maka akan menimbulkan kesan yang tidak baik bagi instansi tersebut, kami tunggu secepatnya langkah baik dari BPN Depok” ujar Toni Supriadi,SH,MH, Sekjend LSM Penjara Jawa Barat, belum lama ini. (NDI/Debar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close