PeristiwaRagamTerkiniTNI / Polri

Hingga Kini Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Puluhan Wartawan Depok Gelar Doa Bersama

DEBAR.COM.-MARGONDA, DEPOK- Gelar doa bersama dilakukan puluhan Jurnalis Kota Depok untuk lima orang wartawan yang hilang kontak saat menjalankan tugas di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kelima jurnalis yang hilang kontak itu adalah M. Bagus Khoirunas Pewarta foto Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki Pewarta foto Merdeka.com, Yudistiro Pranoto Pewarta foto iNews.id, Firman Daus Jurnalis Anadolu Agency, dan Donal Husni Pewarta foto lepas (freelance).

Doa bersama yang berlangsung di Depok Open Space (DOS) 1 pada Kamis (10/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas insan pers sekaligus ikhtiar batin agar kelima jurnalis segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Kegiatan doa bersama ini diikuti wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Depok, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Depok.

Sejumlah jajaran Polres Metro Depok turut hadir dalam kegiatan tersebut. Doa bersama dipimpin Ustadz Syahruddin El Fikri, yang juga dikenal sebagai pembimbing kegiatan keagamaan di lingkungan wartawan Kota Depok.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Christian Rony Putra menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa kelima jurnalis tersebut. Ia berharap proses pencarian yang dilakukan tim gabungan dapat segera membuahkan hasil.

“Mereka hilang dalam gelap. Seperti diketahui bersama, terjadi musibah pada 27 Agustus 2026, ada erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujar Christian.

Dikatakan Christian, dampak erupsi menyebabkan abu vulkanik menyebar ke sejumlah wilayah Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya insan pers, untuk terus mendoakan kelima jurnalis tersebut. Pencarian melibatkan unsur Basarnas, Polri, dan TNI.

Solidaritas di Tengah Bencana
Ketua IJTI Korda Depok, Iyung Rizki menyampaikan dukungan kepada semua pihak, terutama tim pencari untuk menemukan kelima rekan jurnalis tersebut.

Baca Juga: Sepakat! DPC Forkabi Tapos Dukung Ketua Barok di Musda 2026

Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah turut menyampaikan dukungan terhadap keluarga dan rekan-rekan seprofesi yang sedang menunggu kabar.

Peristiwa tersebut bukan hanya menjadi duka bagi keluarga korban. Hilangnya lima jurnalis juga menjadi perhatian seluruh komunitas pers.

“Bagi insan pers, menjalankan tugas jurnalistik di tengah situasi bencana merupakan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi,” katanya.

Ia mengatakan, jurnalis dituntut menghadirkan informasi kepada masyarakat. Namun keselamatan tetap menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
Karena itu, doa bersama menjadi pengingat bahwa di balik sebuah berita terdapat manusia yang bekerja dengan segala risiko.

“Ada keluarga yang menunggu kepulangan. Juga ada rekan kerja yang berharap telepon kembali berdering. Ada pula masyarakat yang menanti kabar tentang keselamatan mereka,” ungkapnya.

Ia menambahkan, lima jurnalis yang hingga kini masih hilang kontak juga merupakan bagian dari keluarga besar pers Indonesia. Karena itu, pencarian mereka bukan hanya menjadi tugas tim SAR dan aparat. Dukungan moral serta doa dari masyarakat menjadi kekuatan bagi keluarga dan rekan-rekan yang terus menanti.

“Semoga kelima jurnalis tersebut segera ditemukan. Semoga seluruh proses pencarian diberikan kemudahan dan mereka kembali kepada keluarga dalam keadaan selamat,” pungkasnya. (AR/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button