PendidikanTerkini

Sah! Pengurus FKK SMKS Kota Depok periode 2025-2029 Dilantik

DEBAR.COM.-GROGOL, DEPOK- Pengurus Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta (FKK SMKS) Kota Depok periode 2025-2029 secara resmi dilantik oleh Ketua Umum FKK SMKS Jawa Barat, Acep Sundjana Djakaria pada Rabu, 26 Februari 2025 di Gedung Tribun Al-Azhari, Jl. Pendidikan No.2, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo Depok.

Kegiatan pelantikan yang mengangkat tema ‘Bersama FKK SMKS Kota Depok mengantarkan Generasi yang Gemilang dan Berprestasi’, dihadiri Dewan Pembina FKK SMKS, H. Acep Azhari, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, HM. Hasbullah Rahmad, anggota DPRD Kota Depok, H. Igun Sumarno, Syamsul Ma’arif, Kadisdik Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah, Sekretaris BMPS Kota Depok, Budiyanto, Ketua MKKS SMP, Nina, PGRI Kota Depok, Raharja, SBM (Sub Brance Manager) BJB KCP Cibubur, Puspitasari serta tamu undangan lainnya.

Dewan Pembina FKK SMKS, H. Acep Azhari mengatakan dalam sambutannya, kalau berbicara sekolah swasta darah saya selalu bergemuruh, untuk diketahui membangun organisasi itu harus dimulai dari manusianya (Ketua dan Pengurusnya), organisasi bertumbuh tidak akan melampaui pertumbuhan diri pengurus dan ketuanya artinya pertumbuhannya mengikuti siapa yang ada didalamnya, kalau ada orang-orang yang didalamnya bertumbuh maka organisasi itu akan tumbuh, kalau orang-orangnya tidak pasif maka organisasinya akan tidak pasif pula.

“Jadi apa titik jelasnya yang mau dikerjakan oleh organisasi, dan kalau Clarity ini jelas dipegang oleh ketua dan pengurus, jelas kita akan sampai pada titik yang mau kita dituju,” ujar H. Acep Azhari.

Dikatakan H. Acep, dirinya berbicara seperti ini mau mengambil alih tanggungjawab sebagai pembina, jangan sampai organisasi yang dirinya ikut terlibat sebagai pembina ini arahnya tidak jelas dengan MKKS.

“Tujuannya agar saya dalam membina teman-teman inu tidak salah arah, claritynya saya tidak ingin perlu diedukasi,”

Clarity atau kejelasan mengerjakan apa sudah kita dapati sikap seperti apa yang kita perankan di organisasi ini. Dan perlu diketahui hal terpenting adalah sebuah keberanian. Dan kalau kita tidak mempunyai keberanian, kita tidak akan berani mengeksekusi.

“Keberanian FKK SMKS setelah dilantik hari ini harus benar-benar, diminta keberanian ketua dan pengurus sejauh mana terhadap opini dan kejadian yang lagi viral saat ini, kalau ijasah kita yang piutangnya masih ada, keberanian apa yang kita sampaikan sebagai argumentasi, dan ini akan kita bicarakan nanti di forum,” ujarnya.

Sedangkan Ketua FKK SMKS, Uwoh Pramijaya mengajak teman-teman pengurus untuk bekerjasama dalam memgemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Dan ini merupakan hari pertama kita diberikan amanah, mohon doanya dari seluruh undangan yang hadir agar kami bisa melaksanakan amanah ini dengan sebaik mungkin untuk kemajuan dan memperjuangkan SMK Swasta di Kota Depok yang berjumlah 126 sekolah dengan siswanha hampir diatas 30 ribu lebih.

“Ini merupakan potensi yang sangat besar, dan saat ini kita sadar bahwa tantangan untuk SMK Swasta itu amat berat, karena jika tantangan yang berkembang sekarang ini, kita harus hadapi bersama dengan penuh kekompakan, inshaAllah seberat apapun yang kita hadapi akan bisa kita selesaikan dengan sebuah solusi yang terbaik untuk kita semua,” ungkapnya.

Baca Juga: Hore! Awal Puasa Sekolah Diliburkan

Dirinya berharap, dalam wadah FKK SMKS ini kita bersama-sama untuk membangun sinergitas, kekompakan dan kebersamaan untuk kemajuan kita bersama.

“Karena ini organisasi baru dan masih sangat perlu arahan, bimbingan dari Pembina Bapak H. Acep , FKK SMKS Provinsi, pemangku kebijakan seperti anggota Dewan Provinsi maupun Kota, inilah kami swasta yang juga sama ingin seperti negeri dan diposisikan berimbang dalam diberikan bantuan dan lain sebagainya, agar ketidakadilan yang kita rasakan sekarang ini tidak terasa lagi. Untuk itu kita harus bersama dan kompak, jangan terpecah belah, harus bersatu jika kita ingin maju,” tegasnya.

Sedangkan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, HM. Hasbullah Rahmad menambahkan dirinya berharap teman-teman FKK SMKS Kota Depok bisa memperjuangkan kepentingan sekolah-sekolah swasta SMK khususnya di Depok, dan segera membuat MoU dengan industri dan kalangan ekonomi agar anak-anak SMK bisa magang praktisi langsung kepada pekerjaan yang berdampak kepada nantinya lulusan mereka bisa bekerja dan tidak nganggur setelah lulus.

“Berkaitan dengan ijasah menjadi polemik Jawa Barat harus ada solusi kongkrit, kasihan kan sekolah disantronin sama Ormas dan LSM menyuruh ijasah dikeluarin,” pungkasnya. (AR/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button