
DEBAR.COM.-DEPOK- Zakat secara bahasa memiliki makna yang mirip dengan Riba. Zakat berarti tumbuh (selain suci dan bersih), Riba berarti tambah, kedua makna bahasa ini digunakan oleh Al-Quran.
Tetapi, Al-Quran juga menjelaskan perbedaannya yang sangat prinsipil. Bahwa zakat itu bertumbuhnya di sisi Allah SWT, bukan di mata manusia. Di mata manusia, zakat itu mengurangi harta.
Berbeda dengan Riba yang bertambah di sisi manusia, tetapi tidak di sisi Allah SWT. Jadi, pertumbuhan zakat lebih ke sisi metafisik, bukan fisik, adapun Riba sebaliknya.
Namun, Allah SWT membuktikan, bahwa Riba adalah sumber kehancuran ekonomi dan ketimpangan kesejahteraan. Sedangkan zakat adalah solusi kemiskinan, dan pemerataan ekonomi yang nyata. (MUKHRIJ/Debar)




