DakwahRagamTerkini

Majelis Dzikir & Sholawat Nurul Qolbi Kp. Lio Depok Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

DEBAR.COM.-PANMAS, DEPOK- Majelis Dzikir & Sholawat Nurul Qolbi yang berlokasi di Kp. Lio RT01/013 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok menggelar peringatakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang mengangkat tema ‘Mempererat silaturrahmi serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari’, Minggu (13/09/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Ustadz H. Hamdah, Ustadz Nurul Anbiya, Ustadz Firman, Ustadz Suryadi, mantan Lurah Depok, Hermas, Ketua RT01/013, Mimin, tokoh agama dan masyarakat, para jamaah kaum bapak, ibu dan remaja. Untuk tausyiah/ceramah agama disampaikan oleh KH. Yahya Bahraya dan Ustadz Encup Saepudin.

Sohibul Majelis Dzikir & Sholawat Nurul Qolbi, Ustadz Nurul Anbiya dalam sambutannya mengucapkan
terima kasih kepada seluruh panitia, jamaah dan donatur semuanya yang sudah berkontribusi baik dari pendanaan tenaga dan pikiran sehingga terlaksanakanya acara ini. Dirinha juga meminta maaf kalau ada jamuan yang kurang berkenan untuk di bukakan pintu maaf yanh seluas-luasnya.

“Kami mengajak kepada seluruh jamaah, kalau memang tidak ada halangan untuk hadir dalam acara pembacaan Sholawat Nariyah yang diadakan pada malam  Selasa usai ba’da isya di Majelis Dzikir & Sholawat Nurul Qolbi,” ujar Ustadz Nurul Anbiya.

Sementara itu, Ustadz Encup Saepudin dalam ceramahnya menyampaikan membaca sholawat hukumnya wajib dan itu perintah Allah SWT karna Allah juga bersholawat
Tertulis di Surat Al-Ahzab ayat 56.

Dikatakannya, shalawat adalah rahmat yang sempurna, kesempurnaan atas rahmat bagi kekasihnya. Disebut sebagai rahmat yang sempurna, karena tidak diciptakan sholawat, kecuali hanya pada Nabi Muhammad SAW. Sholawat adalah doa yang ditujukan pada Rasulullah SAW sebagai bukti rasa cinta dan hormat kita kepadanya, yaitu umatnya.

“Firman Allah: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya,” kutipnya.

Baca Juga: Kembali! PT. Makadinah Ramani Jaya (AdeemTours) Berangkat Jamaah Umroh

Sedangkan KH. Yahya Bahraya mengatakan, kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan rahmat terbesar bagi seluruh alam dan menjadi momentum untuk kita meneladani akhlaknya, bukan hanya merayakan dengan syiar, tapi juga menghidupkan sunnahnya dalam keseharian.

“Kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan titik balik sejarah dunia. Dimana saat itu Mekkah gelap gulita. Ada kezaliman, ada penindasan, ada perbudakan. Tapi dengan lahirnya beliau, Allah SWT menurunkan cahaya.

Allah berfirman: “Sungguh, telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menjelaskan” (QS. Al-Maidah: 15).

“Mari kita peringati Maulid bukan hanya dengan shalawat dan ceramah.
Tapi dengan menghidupkan akhlak beliau dalam pekerjaan dan kehidupan,” tutupnya. (MFR/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button