Kalibaru Terus Berupaya Tekan Stunting

DEBAR.COM.-KALIBARU, DEPOK- Berbagai upaya dilakukan Pemerintah dalam upaya mengurangi bahkan mewujudkan Kota Depok zero stunting. Sejauh ini, berdasarkan data tahun 2021, Kota Depok memiliki angka stunting terendah se Jawa Barat, yaitu 12,3 lebih rendah rata-rata stunting Jawa Barat 24,5 dan Indonesia 24,4. Tertinggi angka stunting di Kabupaten Garut 35,2.

Dalam pemberitaan yang dikutip beritadepok.go.id pada Agustus 2021, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Widyati Riyandani mengatakan, penanganan Stunting di Kota Depok tengah dinilai tim panelis dari Provinsi Jabar. Dengan penilaian ini, diharapkan angka persentase stunting di seluruh kabupaten/kota dapat mengalami penurunan setiap tahun.

“Sebenarnya Depok angka stuntingnya rendah di bawah rata-rata provinsi. Namun, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024 menargetkan stunting 14 persen, artinya perlu ada subsidi penurunan stunting dari tingkat kabupaten/kota se-Indonesia,” katanya.

Terkait hal itu jajaran Kelurahan Kalibaru di Kecamatan Cilodong bersama institusi kesehatan setempat, Selasa (12/07/2022), menggelar “Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Sosoialisasi dan Penyuluhan Stunting” yang diikuti kader-kader Posyandu. Kegiatan itu dibuka Lurah Kalibaru Indra Cahyadi.

Menurut Indra, upaya yang dilakukan bersama elemen masyarakat membuahkan hasil signifikan. Di mana angka Stunting di Kalibaru bisa ditekan, dari 62 anak sekarang tinggal 47 anak dalam pantauan Posyandu dan institusi terkait lainnya.

“Saat ini para penderita Stunting dipantau dan diberi makanan penuh gizi,” pungkas Indra diamini Kepala Seksi (Kasi) Kegiatan Masyarakat (Kemas) Satini.

Stunting pada balita ditandai tubuh yang pendek karena kekurangan gizi yang akut. Balita yang menderita stunting sangan mudah terkena penyakit dan kecerdasan otak dibawah normal dan rendahnya produktivitas.(ASH/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button