Pesantren Al-Hikam Jadikan Kekuatan Sholawat Menyebar Islam Yang Damai

DEBAR.COM.-BEJI, DEPOK- Pesantren Al-Hikam Depok memperingati Harlah ke-13 melalui kegiatan Al-Hikam Bersholawat. Dengan penuh khidmat dan khusyuk jamaah larut dalam lantunan sholawat. Pengasuh Pesantren Al-Hikam Depok, KH. Yusron Ash-Shidqi mengatakan dipilihnya sholawat adalah bagian dari mensyukuri nikmat Allah SWT.

Menurutnya, Pesantren yang didirikan almarhum KH. Hasyim Muzadi telah  berjalan 13 tahun banyak dinamika yang dirasakan dan mendapat pertolongan  Allah SWT.

“Kalau orang ingin menjadi rohmatan lil alamin (rahmat bagi alam semesta-red) maka dia harus dapat rahmat dari Allah terlebih dulu baru lil alamin,” kata Gus Yusron sapaan akrabnya usai acara di Lapangan  sepak bola Al-Hikam, Kukusan, Beji, Senin (29/01/2024).

Gus Yusron mengungkapkan, Sholawat Nabi sebagai pilihan yang tepat dalam peringatan Harlah Pesantren. Pasalnya, sebagaimana Nabi Muhammad bersabda ‘Barang siapa bersholawat sekali maka, Allah akan memberikan rahmat atau  pertolongan’.

“Logikanya, gimana mau jadi rahmatan lil alamin kalau kita belum dirahmati Allah. Pilihannya, pesantren itu kita harus bersholawat agar mendapatkan kucuran rahmat Allah dan bekal dalam menjadi pelayan umat Nabi. Jadi,  kita lebih tegar, sabar, tekun, sebab kita dapat suplai rahmat,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, Pesantren Al-Hikam konsisten dalam mendakwahkan Islam rahmatan lil alamin. Yakni Islam yang penuh kedamaian, kesejukan, cinta dan kasih sayang. Untuk itu, bila sudah mendapat rahmat melalui sholawat dan azam (memiliki tekad yang kuat-red) menebarkan rahmatan bagi alam semesta. Salah satunya, dengan mengirimkan  pioner santri ke daerah  3 T (terdalam, terdepan dan terluar) di Indonesia.

“Supaya mendapat lil alamin dia harus menyebar atau jalan-jalan ke penjuru Nusantara dalam berdakwah. Kita sudah meluluskan ratusan santri yang telah banyak yang mengabdi di masyarakat menjadi tokoh, kiyai, atau melanjutkan pendidikannya,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, para mahasiswa yang baru lulus dan hafidz (hafal 30 juz) ini sebenarnya juga masih dalam tahap pencarian jati diri. Untuk itu, dirinya tidak memaksakan diri untuk menjadi apa dan mendorong untuk terus maju sambil menyiapkan adik-adiknya.

“Misalnya ada Pesantren Ulumul Quran Hasyim Muzadi, di Timika, Papua. Jadi, kita  bukan hanya menyebar di daerah  3 T saja. Tapi, kita juga menyuplai guru dari Al-Hikam. Semoga dakwah Abah bisa terus ilman wa amalan (ilmu dan amal). Ilmu dan ide menjadi jariyah  dan perbuatannya bisa di tiru orag lain,” harapnya.

Dalam kegiatan tersebut nampak hadir para alim ulama dan habaib, diantaranya Ketua PCNU Depok KH. Achmad Solechan, penceramah Ketua FKUB Kota Depok KH. Abdul Ghoni, Mantan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna. Sebagai pembaca sholawat dari tim Hadrah Hasyimiyah.(MFR/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button