Gelar Raker DPD IMMAN Diminta Terus Aktif Membina Masyarakat

DEBAR.COM.-BOGOR, JABAR- Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mubaligh-Mubaligoh Nusantara (DPD IMMAN) Kabupaten Bogor menggelar Raker dan Musyawarah. Sedikitnya 250 orang peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor mengikuti kegiatan tersebut. Dewan Pembina  DPD IMMAN Andi Permana, SE menyambut baik kegiatan tersebut.

“Saya berharap DPD IMMAN bisa menjadi Mitra Kerja dalam membina dan membimbing masyarakat khususnya di kabupaten Bogor yang sama-sama kita cintai,” kata Dewan Pembina  DPD IMMAN Andi Permana, SE seusai acara, Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Senin (30/10/2023).

Andi Permana yang juga Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Bogor ini mengungkapkan, Pemerintah sangat membutuhkan peran aktif organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. Terlebih lagi, lanjutnya, mampu membendung Intoleransi umat beragama, berita-berita bohong dan saling menghujat satu sama lain.

“Baik itu antar agama maupun antara agama. Mari Bersama-sama kita rapatkan barisan, bangun Persatuan untuk menjadi kekuatan, agar Kabupaten Bogor lebih Nyaman, Aman dan Tegar Beriman,” ungkapnya.

Sementara Ketua DPD IMMAN, Kiai Suhadi menuturkan beberapa daerah di pulau Jawa jika legislatif ingin membuat peraturan daerah selalu minta saran dan masukannya dari para ulama. Yaitu untuk menggelar diskusi ilmiah melalui Bahtsul Masail guna memberikan rekomendasi yang akan di bahas dalam rapat paripurna para anggota legislatif. Menurutnya, hal ini sangat baik sekali agar benar-benar spirit agama mampu memberikan warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Salah satu agenda Rapat Kerja IMMAN bertujuan untuk menampung masukan dan aspirasi para ulama, kaum perempuan, unsur pemuda, pimpinan Majelis Taklim.  Bersama-sama dengan ulama dan umaro di Kabupaten Bogor dapat saling bersinergi,” jelas Kiai Suhadi.

Sedangkan salah satu penyelenggara, Sandi Hanafia mengatakan para peserta dibagi menjadi 3 Komisi. Antara lain: Komisi A yang membahas tentang Kaderisasi Organisasi, Komisi B membahas Tentang Ekonomi, dan Komisi C membahas tentang Hubungan antar Kelembagaan. Lanjut dikatakan, dalam Raker tersebut menghasilkan rumusan antara lain: Kaderisasi dan Pelatihan Mubaligh/ah, memaksimalkan UMKM GAPOKTAN, dan Menjadi Mitra Kerja pemerintah Kab. Bogor.

“Dari tiga point kesimpulan hasil Raker  ini, jika disetujui nantinya dengan pemerintah Kabupaten Bogor akan ada Penandatangan Kesepakatan bersama. Yaitu untuk mengawal terealisasinya program dimaksud,” pungkasnya. (MFR/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button