Rutan Depok Peringati Isra Mi’raj 1447 Hijriah Dirangkai Wisuda 19 Santri Warga Binaan

DEBAR.COM.-CILODONG, DEPOK- Dengan mengangkat tema ‘Bangkit Bersama Al-Quran: Mengukir Harapan, Meneguhkan Iman, dan Menata Kehidupan Melalui Spirit Isra Mi’raj’, Rumah Tahanan Negara Kelas I Depok menyelenggarakan kegiatan Wisuda Santri Warga Binaan yang dirangkai dengan peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baiturrahman Rutan Depok, pada Rabu (14/01/2026).
Kegiatan ini merupakan upaya dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya pada bidang pembinaan kepribadian rohani Islam bagi warga binaan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh orang tua dari keluarga wisudawan serta perwakilan dari Kementerian Agama Kota Depok, Majelis Ulama Indonesia Kota Depok, Forkopincam Cilodong dan mitra kerja lainnya.
Rangkaian acara yang diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan kalam ilahi dan saritilawah yang menambah suasana khidmat, penampilan musik marawis dari santri Warga Binaan turut memeroahkan acara serta menjadi wujud nyata hasil pembinaan bakat dan kreatifitas di bidang seni religi.

Kepala Rutan Depok, yang diwakili oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Towvik Nur Rohman, menyampaikan apresiasi kepada para Santri Warga Binaan atas kesungguhan dan konsistensi dalam mengikuti program pembinaan keagamaan.
“Pembinaan berbasis nilai spiritual merupakan fondasi penting dalam proses pembentukan kepribadian dan reintregarasi sosial Warga Binaan,” ujar Towvik Nur Rohman.
Dikatakan Towvik, puncak kegiatan ditandai dengan prosesi wisuda terhadap 19 orang Santri Warga Binaan, yang terdiri dari 7 santri khatam dan 12 santri khatam tahfidz. “Prosesi wisuda tersebut menjadi simbol keberhasilan program pembinaan keagamaan di Rutan Depok serta wujud komintmen Warga Binaan dalam menempuh proses pembinaan rohani secara berkelanjutan,” jelasnya.
Baca Juga: Wali Kota Depok, Supian Suri Lantik 17 Kepala Dinas
Suasana haru menyelimuti prosesi wisuda ketika para wisudawan menghampiri keluarga masing-masing. Tangis haru pecah saat pelukan hangat dan ungkapan rasa syukur menjadi saksi keberhasilan para Santri Warga Binaan dalam menuntaskan pembinaan keagamaan.
Suasana semakin semarak dengan penampilan musik kolaborasi Tim Hadro Santri Warga Binaan bersama The Rudstik Band. Kolaborasi ini menjadi simbol sinergi dan dukungan dari berbagai pihak dalam menciptakan pembinaan pemasyarakatan yang humanis dan bermakna.

Sedangkan tausyiah hikmah Peringatan Isra Mi’raj disampaikan oleh KH. Abu Bakar Madris dari Yayasan At Taubah Kota Depok. Kiai Abu mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai sarana memperbaiki kualitas ibadah,memperkuat keimanan, serta menata kehidupan kearah yang lebih baik.
“Jadi momentum peringatan Isra Mi’raj ini untuk menata kehidupan yang lebih baik. Tingkatkan keimanan kita dengan memperbaiki kualitas ibadah, jangan tinggalkan salat lima waktu, itu sarana kita curhat pada Allah SWT,” pungkasnya. (AR/Debar)




