

DEBAR.COM.-DEPOK- Upaya membangun generasi sehat tidak hanya dimulai dari makanan yang tersaji, tetapi juga dari pemahaman anak-anak tentang pentingnya gizi sejak dini. Gagasan inilah yang melahirkan NutriTheater – Auditorium Edukasi Gizi Anak, sebuah ruang pembelajaran interaktif yang menjadi bagian dari dapur program Makan Bergizi Gratis.
Hal tersebut dikatakan Tokoh Pendidikan, Jiacep bahwa NutriTheater dirancang melengkapi ruang dapur sebagai ruang edukasi berkapasitas sekitar 100 siswa TK SD dan SMP yang akan diundang secara bergilir untuk belajar langsung tentang gizi dan makanan sehat.
“Tanpa mengganggu produksi, diruang ini anak-anak tidak hanya melihat atau mendengar, tetapi juga mengikuti sesi interaktif yang menyenangkan melalui video edukasi, permainan gizi, hingga simulasi menu makanan sehat dengan melibatkan ahli gizi dan nutrisi,” ujar Jiacep, Jumat (13/03/2026).
Dikatakan Jiacep, berbeda dari konsep edukasi gizi pada umumnya yang menggunakan ilustrasi piring, dalam pembelajaran di NutriTheater konsep tersebut disesuaikan dengan realitas program MBG. Anak-anak diajak memahami komposisi gizi seimbang melalui contoh OMPRENG makanan, yaitu wadah makan yang digunakan dalam distribusi menu MBG sehari-hari.
“Dengan cara ini, siswa dapat langsung memahami bagaimana karbohidrat, protein, sayur, dan buah tersaji dalam satu paket makanan bergizi,” jelasnya.

Gagasan menghadirkan NutriTheater lahir dari pemikiran Jiacep, yang selama ini dikenal aktif mendorong inovasi pendidikan berbasis masyarakat di Kota Depok. Menurutnya, program MBG akan memiliki dampak yang jauh lebih besar jika tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga menanamkan kesadaran gizi kepada anak-anak sejak usia dini.
“Saya sedang menyiapkan gedung MBG diatas tanah lebih dari 1000 meter, bangunan kokoh berkualitas dengan design premium dilengkapi ruang Nutri theater. Anak-anak perlu tahu apa yang mereka makan, mengapa makanan itu penting, dan bagaimana gizi yang baik akan membantu mereka tumbuh menjadi generasi kuat dan cerdas,” ungkapnya.
Dirinya berharap, melalui NutriTheater, dapur MBG tidak hanya menjadi tempat memasak, tetapi juga menjadi pusat literasi gizi bagi masyarakat.
“Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat dukungan publik terhadap program MBG sekaligus menjadi langkah nyata menyiapkan generasi sehat menuju visi besar Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (AR/Debar)




