Sekda Kota Depok: Perkuat Pertahanan Pangan Dengan Gerakan Sejuta Santri Tanam Sorgum

DEBAR.COM.-DEPOK- Gerakan Sejuta Santri Menanam Sorgum yang digelar di Pesantren Al-Hikam Depok dalam memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026 menjadi gerakan salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengenalkan sorgum sebagai alternatif sumber pangan pengganti beras.
Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur saat menyaksikan penanaman sorgum dan penyerahan bibit kepada perwakilan daerah. Dirinya mendukung gerakan tersebut dan berharap gerakan ini dapat diikuti pesantren lainnya, termasuk dengan memanfaatkan lahan kosong milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
“Kita berharap pesantren lainnya bisa mengikuti ini, karena merupakan salah satu cara memperkuat ketahanan pangan. Lahan-lahan Pemkot yang belum terbangun juga bisa dimanfaatkan untuk menanam sorgum,” ujar Mangnguluang, Selasa (20/10/2026).
Mangnguluang juga mencicipi hasil olahan sorgum yang disajikan dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sorgum berpotensi menjadi alternatif pangan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras.
Sementara itu, perwakilan LP2M Pesantren Al-Hikam Depok, Arif Rahman, mengatakan, gerakan ini bertujuan mendorong kemandirian pangan di kalangan santri. Sorgum dipilih karena dapat dibudidayakan di lahan terbatas dan memiliki potensi panen berulang.
“Program ini menargetkan penanaman satu juta bibit sorgum. Sekitar 300 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, dengan setiap peserta dari kalangan santri diharapkan menanam minimal satu pohon. Bibit juga dibagikan kepada perwakilan sejumlah daerah, di antaranya Aceh dan Kalimantan Barat, agar gerakan ini dapat meluas ke berbagai wilayah Indonesia,” jelas Arif.
Dirinya menambahkan, melalui gerakan tersebut, Pesantren Al-Hikam Depok berharap penanaman sorgum menjadi langkah nyata membangun kemandirian pangan dari lingkungan pesantren. Inisiatif ini juga diharapkan menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia sebagai sumber pangan alternatif.
“Berharap gerakan ini tidak hanya dilakukan di Depok, tetapi seluruh Indonesia bisa menanam sorgum. Dengan begitu, santri dan masyarakat dapat mempersiapkan ketahanan pangan secara mandiri,” pungkasnya. (AR/Debar)




