CELOTEH BOCAH DEPOK “DUH… Masih Pada Tiarap Nih Bakal Calon di Depok”

DEBAR.COM.-DEPOK- PERHELATAN pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Tahun 2020 – 2025 masih beberapa bulan lagi, namun hampir semua konstestan peserta pemilu khususnya para Partai Politik (Parpol)  hingga kini masih ‘Tiarap’ bahkan seperti bermain catur pasang strategi.

Belum ada satu pun dari sembilan Parpol yang lolos di Kota Depok mengusung ‘Jagoannya’. Malah terkesan pada diam atau sembunyi sembunyi bergerilya mencari celah atau kesamaan misi, visi dan lainnya untuk meraih suara warga Depok dalam Pilkada Tahun 2020 mendatang.

Entah karena masih terlalu lama, sungkan atau menjaga keharmonisan pasangan Mohammad Idris dan Pradi Supriatna yang masih memimpin Kota Depok beberapa bulan lagi atau memang lagi cari cari kader atau pendatang baru yang siap mental,  fisik, ekonomi atau lainnya.

Celoteh Bocah Depok Hanya ingin melihat dan mencoba mengetahui seberapa besar calon orang nomor satu dan dua di Kota Depok untuk lima tahun nantinya. Karena bila melihat situasi maupun kondisi beberapa nama sempat digadang gadang tapi hanya sebatas wacana saja bukan langsung dari calon itu sendiri mengakui kesiapannya untuk bersaing menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.

Koalisi antar partai pun sampai saat ini belum terlihat walaupun tahapan Pilkada Kota Depok bakal digelar September 2019 mendatang. Jangankan pasangan calon untuk yang mau maju saja masih malu malu kucing dengan alasan ikutin permaianan partai,  menunggu lampu hijau pengurus pusat dan lainnya.

Sementara itu, Ketua KPU Depok Nana Shorbana, mengatakan kegiatan Pilkada Kota Depok merupakan pilkada serentak dan tahapannya akan dilakukan September mendatang. “Bismillah.. Tahapan Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok untuk Tahun 2020 – 2025 mulai dilaksanakan September 2019 mendatang,” ucapnya.

WAJAH BARU HARUS. MUNCUL

Melihat rencana KPU telah mengisyaratkan bahwa tahapan kegiatan Pilkada Kota Depok termasuk tujuh kabupaten dan kota di Jabar yang melaksanakan Pilkada. Secara tidak langsung sudah mengisyaratkan bahwa pemilihan Wali Kota dan Wakil Walik Kota Depok tinggal menghitung bulan saja.

Namun sampai detik ini belum satu pun bakal calon (Balon) yang secara fulgar menyatakan siap maju baik Wali Kota Mohammad Idris maupun Wakil Wali Kota Pradi Supriatna sebagai incumbent. ‘Ya terkesan malu malu kuncing’ untuk menyatakan maju atau berpasangan lagi dalam Pilkada mendatang.

“Ah masih jauh itu…Kita berdua yang penting kerja menuntaskan dulu janji program lima tahun lalu,” ucapnya ke dua orang pemimpin Depok ini.

Melihat beberapa bulan belakangan ini memang jelas sangat terlihat sekali adanya ‘sedikit gesekan’ antar ke dua pemimpin Depok ini. Dan itu terlihat dari berbagai kegiatan baik resmi maupun tidak resmi tapi tetap saja mereka berdua berkilah tidak ada masalah.. Adem dan tetap bersemanggat kok kami berdua bekerja, celetuk mereka saat ditanya wartawan. Mengenai bakal berpasangan lagi atau tidak juga secara jelas tidak n iya atau tidak… He he he Kan jadi repot nih masyarakat melihatnya..

Namun, masyarakat lainnya menyambut adanya Pilkada Depok tahun 2020 banyak yang berspekulasi bahwa bakal pisah nih duet Idris dan Pradi…Mereka malah berharap adanya wajah baru yang harus muncul baik Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Depok mendatang… Karena selama empat tahun kepemimpinan Idris dan Pradi hanya jalan ditempat serta keberhasilan hanya melanjutkan programnya sepuluh tahun kepemimpinan mantan Wali Kota Nur Mahmudi Ismail saja yang juga tidak menunjukan hasil memuaskan masyarakat Depok.

“Harus ada perubahan atau wajah baru yang turut serta dalam Pilkada 2020 Kota Depok mendatang,” ucap Ir. Nurdiansyah, pemerhati Kota Depok.

Entah itu Wali Kota atau Wakil Wali Kota yang jelas harus ada ‘Wajah Baru’ sehingga ada perbandingan. Walaupun dalam konteks politik tentunya ada yang tidak mungkin menjadi mungkin alias fleksibel mengikuti perkembangan politik di Kota Depok….

Ya semoga saja semua calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang maju dalam Pilkada mendatang memiliki bobot dan kualitas yang baik. Paling tidak jangan mentang mentang saya pemimpin jadi harus ikut apa kata pemimpin tapi diharapkan terbuka, mau dikritik,mau diberikan saran, masukan dan lainnya… Ya semoga saja… Aamiin….(AP/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button