

DEBAR.COM.-DEPOK- Ramadan telah sampai di penghujungnya. Sebulan penuh kita ditempa untuk menahan diri, membersihkan hati, dan mendekatkan diri kepada Allah. Namun, esensi kemenangan bukan terletak pada selesainya ibadah, melainkan pada perubahan yang ditinggalkan dalam diri.
Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum kembali kepada fitrah—hati yang bersih dari dosa, iri, dan dendam. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-A’la: 14, “Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri.” Maka, keberuntungan sejati adalah ketika Ramadan berhasil mengubah batin kita menjadi lebih jernih dan tunduk kepada-Nya.
Menyambut Idul Fitri dengan hati bersih berarti menyempurnakan ibadah dengan saling memaafkan, memperbaiki hubungan, dan menjaga keikhlasan. Jangan sampai Ramadan berlalu tanpa meninggalkan bekas, tanpa perubahan sikap, tanpa peningkatan iman.
Rasulullah ﷺ mengingatkan bahwa orang yang merugi adalah mereka yang keluar dari Ramadan tanpa ampunan. Karena itu, jadikan Idul Fitri sebagai titik awal, bukan akhir—awal dari kehidupan yang lebih taat, lebih jujur, dan lebih dekat kepada Allah. Jika hati telah bersih, maka itulah kemenangan yang sesungguhnya. (MUKHRIJ/Debar)
“Keluarga Besar Depok Pembaharuan (Debar) Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Batin”




