PendidikanTerkini

Minat Tinggi, Sekolah Maung Tambah Kuota Siswa per Kelas

DEBAR.COM.-DEPOK- Belum sepekan Sekolah Maung (Sekolah Manusia Unggul) besutan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk SMA/SMK di sosialisasikan oleh SMAN 1 Depok yang diinisiasi oleh SMPN 2 Depok pada Rabu (20/05/2026), mendapat angin segar, pasalnya dari kuota per kelas hanya 20 siswa, kini ada penambahan menjadi 32 siswa per kelas.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala SMAN 1 Depok, Dede Agus Suherman yang mengikuti rapat dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat, bahwa ada penambahan kuota untuk siswa Sekolah Maung, yang tadinya hanya 20, sekarang menjadi 32 siswa pe r kelas.

“Benar, hasil rapat dengan Disdik Jawa Barat ditetapkan ada penambahan, dari yang tadinya hanya per kelas 20 siswa, kini menjadi 32 siswa per kelas. Jadi totalnya untuk 10 kelas ada 320 siswa Sekolah Maung Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Depok,” ujar Dede Agus Suherman, Jumat (22/05/2026).

Dede mengatakan, dengan adanya penambahan kuota tentunya ini kesempatan yang baik bagi para calon peserta didik untuk berkompetisi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026/2027.

“Sekolah Maung ini merupakan Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk SMA/SMK. Untuk di Kota Depok sendiri tahun ini baru SMA dan lokasi Sekolah Maung berada di SMAN 1 Depok, Jalan Nusantara Raya, Depok,”  jelasnya.

Baca Juga: MUI Kecamatan Beji Gelar Raker Sekaligus Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban

Dikatakan Dede, bahwa dinegara kita ini ada 12 Sekolah Garuda, oleh karena itu Gubernur Jawa Barat melihat bahwa di Jawa Barat itu harus ada sekolah-sekolah unggulan, maka dibuatlah Sekolah Maung dan ada perbedaannya dengan sekolah reguler, baik dalam cara penerimaan siswa dan kegiatan kurikulumnya.

“Sekolah Maung bukan berarti membangun sekolah baru. Program ini fokus pada penguatan sekolah negeri yang dinilai memiliki potensi besar dalam pembinaan siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Pola seleksi penerimaannya pun berbeda dari jalur reguler biasa,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk Sekolah Maung penerimaannya harus memenuhi Tiga Kriteria Kompetensi, yaitu Prestasi Akademik, Non Akademik dan CBI (Cerdas Berbakat Istimewa) dan tidak ada lagi yang namanya jalur zonasi maupun domisili, cukup tiga kriteria tersebut.

“Manusia yang unggul itu adalah manusia yang cerdas berbakat istimewa, ada prestasi rapor, prestasi akademik dan non akademik. Siswa yang diterima di Sekolah Maung adalah siswa yang sudah benar-benar terseleksi dengan baik,” pungkasnya.

Pendaftaran Sekolah Maung bisa melalui kanal resmi dilakukan secara online melalui aplikasi Sekolah Manusia Unggul (Maung) https://maung.spmb.jabarprov.go.id. dengan menggunakan akun yang diberikan kepada calon murid melalui operator dapodik sekolah asal.
Bagi calon murid yang belum mendapatkan akun dari sekolah asal, dapat mengajukan bantuan ke sekolah (SMA/SMK) manusia unggul tujuan. (AR/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button