PendidikanRagamTerkini

Tingkatkan Layanan Pengelolaan Zakat di Masjid Cibubur, PNJ Hadirkan Inovasi Simz Menuju EkonomiSyariah Eta 4.0

DEBAR.COM.-DEPOK- Dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Inovasi Pencatatan Zakat Berbasis Digital: Implementasi Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZ)”. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Jurusan Administrasi Niaga (AN) Politeknik Negeri Jakarta dalam menghadirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengelolaan zakat yang modern, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ar Ridho, Cibubur ini berlangsung pada Minggu, 27 September 2026, mulai pukul 08.30 hingga 11.25 WIB dan dihadiri oleh Ketua Ranting DMI Cibubur, LMK RW 013 Cibubur, pengurus masjid, tokoh masyarakat, dosen, mahasiswa, dan beberapa jamaah Masjid Ar Ridho, serta undangan via zoom. Bentuk kegiatan ini berupa sosialisasi dan pelatihan yang ditujukan bagi para pengurus masjid di wilayah Cibubur. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan Agama dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.

Acara yang diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta penayangan profil Politeknik Negeri Jakarta. Suasana khidmat mewarnai jalannya pembukaan sebagai bentuk penghormatan atas terselenggaranya program pengabdian ini.

Serah Terima Sistem Informasi Manajemen Zakat.

Ketua Kegiatan Pengabdian Masyarakat, Ustadz Riza Hadikusuma, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengelolaan zakat di lingkungan masjid perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar lebih tepat sasaran dan akuntabel. Sambutan turut disampaikan oleh tokoh masyarakat, KH. Umardani, S.Pd.I.

Sambutan sekaligus pembukaan acara secara resmi disampaikan oleh Kepala Program Studi D3 Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Jakarta yang diwakili oleh dosen D3 Administrasi Bisnis Dr. Narulita Syarweny, SE. ME.

Sebelum masuk ke sesi inti, peserta dari kalangan pengurus serta beberapa jamaah masjid se-Cibubur terlebih dahulu mengikuti pre test untuk mengukur pemahaman awal. Sesi berikutnya adalah pemaparan materi pertama, “Pengantar Manajemen Zakat”, disampaikan oleh Ustadz Hafiduddin, S.Ag., M.A., yang membahas konsep dasar dan urgensi manajemen zakat yang terstruktur, dilanjutkan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Pada sesi inti, materi kedua bertajuk “Implementasi Sistem Zakat” disampaikan oleh Ustadz Irwan Prasetya, S.Sos., M.Pd., bersama Rikza Akmal Habibi, S.Tr.Kom. Dalam sesi ini, tim pengabdian memperkenalkan dan mendemonstrasikan Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZ) yang dapat diakses melalui website myzakat.id kepada para pengurus masjid. Sistem ini dirancang untuk membantu pengurus masjid dalam proses pencatatan, pelaporan, dan pengelolaan dana zakat secara digital, guna meningkatkan transparansi, efisiensi, serta kemudahan akses bagi pengelola maupun muzaki.

Salah satu tujuan materi ini disampaikan ialah untuk mempermudah pencatatan dan pengelolaan zakat yang dimana biasanya pengelolaan zakat yang secara konvensional kerap kali dihadapkan oleh pada tantangan transparansi, akurasi pencatatan, dan efisiensi pelaporan. Merekap transaksi secara manual tidak hanya memakan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko kekeliruan pencatatan data muzakki (pemberi zakat) maupun mustahik (penerima zakat). Maka dari itu, dibuatlah sebuah Sistem Informasi Manajemen Zakat.

Sistem Informasi Manajemen Zakat (myzakat.id) ini dirancang untuk memudahkan penggunanya. Cara kerja platform ini meliputi:

• Pengurus masjid login ke dalam website dengan kode referal sesuai dengan masjid mereka masing-masing yang diberikan oleh operator.

• Pengurus masjid perlu memasukkan data base para Muzakki (pembayar zakat) ke dalam website.

• Adapun jika ingin melakukan pencatatan maka Pihak Pengelola Masjid perlu mengisi form “Catat Zakat” dengan memilih nama muzakki yang telah didaftarkan.

• Kemudian jika ingin melakukan pembayaran sang Muzakki bisa membayarnya via metode pembayaran Transfer Bank atau Qris.

• Pengurus masjid mengkonfirmasi pembayaran kepada Muzakki yang ingin membayar dan mencatatnya ke dalam data base.

Adapun fitur yang diunggulkan dalam Sistem Informasi Manajemen Zakat ini berupa:

Digitalisasi Pencatatan Transaksi: Pengelola dapat memasukkan dan memproses data penerimaan serta penyaluran zakat secara cepat ke dalam sistem.

Manajemen Data Muzakki & Mustahik: Platform ini mengintegrasikan basis data para pemberi dan penerima manfaat secara terorganisir untuk meminimalkan tumpang tindih penyaluran.

Pelaporan Otomatis: myzakat.id menyediakan fitur pembentukan laporan periodik (harian, bulanan, hingga tahunan) yang sesuai dengan standar akuntansi pengelolan zakat.

Akses Berbasis Web: Melalui domain myzakat.id, platform ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh pengelola lembaga amil zakat secara aman.

 

Demonstrasi ini turut mendapat antusiasme tinggi dari para peserta melalui sesi tanya jawab, sebelum ditutup dengan post test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta.

Sebagai bentuk kontribusi nyata dan keberlanjutan program, kegiatan ditutup dengan serah terima Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZ) kepada pihak Masjid Ar Ridho Cibubur yang dilakukan oleh Ustadz Riza Hadikusuma, M.Ag selaku ketua pelaksana pengabdian masyarakat. Penyerahan sistem ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengurus masjid di wilayah Cibubur dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan. Acara diakhiri dengan pembacaan doa oleh Ustadz Ady Arman, S.Pd., M.Kom.I., serta sesi penutup dan ramah tamah.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Politeknik Negeri Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat. Inovasi SIMZ berbasis myzakat.id diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi pengurus Masjid Ar Ridho Cibubur, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain di wilayah Cibubur dan sekitarnya dalam mengadopsi teknologi tepat guna demi mewujudkan tata kelola zakat yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel di Indonesia. (AR/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button