Pradi Beberkan Potensi Yang Dimiliki Kota Depok

DEBAR.COM.-DEPOK- Kehadiran Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna atas undangan khusus bersilaturahmi ke kantor Jawa Pos Group, pada Senin (29/07/2019) banyak membahas tentang potensi yang dimiliki Kota Depok.

“Depok merupakan daerah yang memiliki potensi untuk menjadi kota yang maju. Pasalnya, secara letak geografis, Depok merupakan daerah yang berdekatan dengan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta,” ungkap Pradi Supriatna mengawali pembicaraannya usai melakukan pertemuan dengan Jawa Pos Group di jakarta.

Pradi memaparkan, Kota Depok menunjukkan pertumbuhan nilai ekonomi yang cukup progresif dari tahun ke tahun. Kemudian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Depok juga cukup tinggi di Jawa Barat (Jabar). Meski demikian, dirinya juga tak mengelak sejumlah persoalan hadir di Depok.

“Depok baru berusia 20 tahun, tentu harus terus belajar dan memacu diri agar tak ketinggalan dengan daerah lain, khususnya dari segi infrastruktur,” paparnya.

Dikatakannya, sejumlah potensi yang dimiliki Depok antara lain sebagai daerah pusat pendidikan. Sebab, selain terdapat kampus negeri yaitu Universitas Indonesia (UI), juga dalam waktu dekat ini, pemerintah pusat akan membangun Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan sejumlah universitas swasta lainnya. “Potensi lainnya yaitu bisnis di bidang jasa, kuliner dan budaya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Pradi, permasalahan yang hampir terjadi di kota berkembang salah satunya adalah kemacetan. Begitu pula yang terjadi di Depok. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya dengan melakukan intervensi jangka pendek dengan membebaskan lahan di tikungan yang terlalu tajam yang ada di jalan. Seperti rencana pembebasan lahan di depan Masjid Al Huda, Kecamatan Sukmajaya.

Kemudian, sambungnya, Pemkot Depok melalui Disrumkim juga telah merampungkan pembebasan lahan di Jalan Raya Citayam, Kelurahan Ratujaya dengan luas 544 meter persegi untuk keperluan pelebaran Jembatan Dipo. Dimana, lokasi ini menjadi salah satu titik kemacetan di Kota Depok.

“Belum lama ini, bapak Wali Kota Depok, Mohammad Idris juga sudah bertemu bapak Gubernur Provinsi Jabar, Ridwan Kamil untuk membahas uluran bantuan membangun underpass di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoran Mas,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, dengan kondisi geografis Depok yang berdekatan dengan Jakarta, Depok menjadi daya tarik tersendiri bagi pembangunan berskala nasional bahkan internasional. Karena itu, ke depan diharapkan Depok semakin banyak dimasukan ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Begitu pula mengenai upaya kolaborasi yang dibutuhkan Kota Depok dengan investasi. Dengan investasi ini, diharapkan juga akan mendorong sektor pariwisata di Kota Depok,” terangnya.

Pradi yang ingin fokus menuntaskan 10 janji politik bersama Wali Kota Depok, Mohammad Idris, tak ingin membahas terkait Pilkada yang akan berlangsung pada September 2020.

“Seperti puskesmas rawat inap 24 jam, Taman Kota Terpadu di setiap kelurahan, dan Anggaran Dana Insentif Bagi Pembimbing Rohani. Semuanya akan kami tuntaskan dahulu,” pungkas Pradi. (AR/PN/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button