Jas Hujan Bikin Geger Warga Depok Lama

DEBAR.COM.-PANCORAN MAS, DEPOK- Bungkusan tas ransel warna hitam yang diletakan orang tidak dikenal di pagar Gang Anggrek, Jl. Raya Kartini, RT 01/09 Kelurahan Depok sekitar Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) membuat geger warga sekitar dan pemakai jalan setelah dibuka tim penjinak bom dari Gegana Brimob Kelapa Dua ternyata hanya berisi dua buah jas hujan plastik warna kuning emas dan biru.

“Setelah tas ransel warna hitam dibuka tim gegana Brimob Kelapa Dua ternyata hanya berisi dua buah jas hujan yang berwarna kuning ke emasan dan biru,” kata Waka Polres Depok AKBP Arya Perdana didampingi Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Triharijadi, yang menyaksikan dibukannya tas tersebut, Kamis petang (14/11/2019).

“Sempat ada seseorang, yang membuang itu setelah dilempar ternyata lari sehingga ada kecurigaan barang tersebut berbahaya sehingga kami kontak ke Gegana untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya untuk penyelidikan tas beserta isinya kini diamankan di Polres Depok.

Butuh waktu dua jam untuk melihat isi dalam tas ransel untuk memastikan apa yang berada dalam tas dan akhirnya dinyatakan aman serta tidak berbahaya. “Saat ini kasusnya masih kami selidiki, termasuk siapa orang yang membuang tas itu,” ucapnya.

Sebelum tim Gegana Brimob datang kawasan sekitar Jl. Raya Kartini persis di depan SPBU Depok Lama terjadi kemacetan dan antrean panjang. Karena hampir sebagian warga maupun pengendara yang melintas ingin melihat keberadaan tas yang ditinggal orang di sebuah Gang Anggrek, RW 09, Kelurahan Depok persis samping SPBU Depok Lama.

Awal mula penemuan tas ransel berwarna hitam yang tergeletak di Gang Anggrek persis dekat pagar tembok rumah warga tersebut, diketahui salah satu warga sekitar. “Siapa penemu pertama tidak tahu namun langsung menyebar informasi adanya penemuan tas tidak dikenal yang diletakan di gang Anggrek tersebut,” kata Ratih, warga RW 09, Kelurahan Depok.

Kontan informasi adanya penemuan tas ransel tersebut membuat geger warga sekitar yang ingin melihat secara langsung akibatnya ruas Jl. Raya Kartini langsung terjadi kemacetan dan antrean panjang karena mereka ingin melihat dari dekat penemuan tersebut.(AP/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button