270 Siswa Mekarjaya 28 Ikuti Sanlat Ramadan 1443 H
DEBAR.COM.-MEKARJAYA, DEPOK- Dengan mengusung tema ‘Cintai Allah dengan Al-Quran Tingkatkan Takwa dan Salat dan Melatih Sabar dengan Puasa’, seluruh peserta didik UPTD SDN Mekarjaya 28 mengikuti pesantren kilat (sanlat) di sekolahnya. Sanlat tersebut berlangsung tiga hari, Senin-Selasa (6-7/04/2022) dan penutupannya pada 22 April 2022 mendatang. Kegiatan itu tetap menerapkan protokol kesehatan Covid 19.
“Kegiatan sanlat ini rutin dilaksanakan setiap Bulan Suci Ramadan, untuk pembelajaran Agama Islam. Menanamkan keimanan dan pembentukan karakter peserta didik,” kata Kepala UPTD SDN Mekarjaya 28 Reni Farida usai membuka sanlat tersebut, Rabu (06/04/2022).

Sanlat yang diikuti 270 siswanya itu, lanjut Reni Farida, diisi dengan pembelajaran membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an, Salat Duha dan ceramah agama. Walaupun sanlat hanya tiga hari, namun siswa tetap mendapatkan materi sanlat setiap hari selama Ramadan ini. Semua materi pembelajaran sanlat dicatat dan tugas-tugas yang dikerjakan diserahkan ke gurunya untuk dinilai. Begitu juga dengan prilaku siswa sebagai santri dalam kesehariannya juga dinilai.
“Dalam sanlat dan Ramadan 1443 H ada penilaian untuk santriawan dan santriawati terbaik, akan mendapatkan reward dari kepala sekolah,” tandasnya.
Kemudian selama Ramadan 1443 H peserta didik diberi pembelajaran kepedulian terhadap sesama, untuk mengumpulkan amal dan sedekah secara sukarela tidak dipaksakan besaran sedekahnya.

“Hal ini sesuai imbauan Wali Kota Depok dan Kepala Dinas Pendidikan. Nantinya sedekah yang dikumpulkan itu disalurkan kepada anak-anak yatim dan mereka yang berhak menerimanya. Para siswa akan berbagi kasih,” tutur Reni
Kegiatan berbagi kasih itu akan dilaksanakan bersamaan dengan penutupan sanlat dan acara buka puasa bersama di sekolah. Pada kesempatan itu Reni mengingatkan seluruh siswanya untuk tetap melaksanakan ibadah puasa dan melaksanakan Salat Tarawih. Melalsanakan materi pembelajaran agama selama sanlat yang diberikan para guru, ustadz dan ustazah di sekolah.(ASH/Debar)
