RagamRutan / LapasTerkini

Catatan Kecil Perjalanan Petugas Pemasyarakatan, Dari Lorong Sunyi Hingga ke Ruang Kelas

DEBAR.COM.-CILODONG, DEPOK- Dalam diam tegarnya tembok tinggi dan kokohnya jeruji besi, tidak banyak yang tahu bahwa Petugas Pemasyarakatan banyak menyimpan segudang cerita, pengalaman, dan nilai kehidupan. Di balik rutinitas menjaga dan membina warga binaan, Petugas Pemasyarakatan juga memikul tanggung jawab moral yang tidak kalah begitu penting, yaitu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Hal tersebut dipaparkan oleh Petugas Pemasyarakatan Rutan Kelas 1 Depok, Yogi Swara Diha yang kini aktif terjun langsung ke sekolah-sekolah sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan.

“Saya hadir bukan hanya sebagai narasumber, tetapi juga sebagai pembawa pesan kehidupan, penyemai nilai, dan penginspirasi masa depan bagi Generasi Muda tanah air ini,” ujar Yogi Swara Diha yang memulai memaparkan catatan kecilnya sebagai Petugas Pemasyarakatan dari lorong sunyi hingga ke ruang kelas, Kamis (10/04/2025).

Yogi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari bakti dirinya kepada Rutan Kelas I Depok, yaitu ‘Pemasyarakatan Mengajar’, sebuah inisiatif yang lahir dari semangat membangun kesadaran hukum sejak dini.

“Dalam kegiatan edukasi ini, saya berbagi tidak hanya tentang aturan dan prosedur hukum, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang dalam, bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, dan bahwa kebaikan bisa dimulai kapan saja, termasuk dari sekarang,” katanya.

Dikatakannya, Yogi yang sejak awal bercita-cita ingin menjadi guru yang berbeda, guru yang tidak hanya mengajar di kelas, tapi juga menggerakkan, menginspirasi, dan menyampaikan nilai-nilai kehidupan.

“Saya gemar berbagi ilmu, berdiskusi, dan menjadi narasumber yang membagikan pengalaman lapangan sebagai bagian dari proses pembelajaran,” ungkapnya.

Dirinya juga berharap, dengan terus digalakkan kegiatan ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara lembaga Pemasyarakatan dan masyarakat, serta menjadi amal ibadahnya sehari-hari dalam kehidupan nyata.

“Karena sejatinya, bahwa Pemasyarakatan bukan hanya tentang mereka yang berada di dalam, tetapi juga tentang pencegahan dan edukasi dini,” tutupnya. (AR/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button