RagamTerkini

Kadin Kota Depok Membutuhkan Kompetisi Bukan Polarisasi

DEBAR.COM.-DEPOK- Diulangnya proses pendaftaran Calon Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Depok (Kadin) Kota Depok hendaknya tidak dipandang sebagai kemunduran. Sebaliknya, ini dapat menjadi kesempatan untuk menghadirkan proses demokrasi organisasi yang lebih terbuka, sehat, dan bermartabat.

Hal tersebut dikatakan Inisiator PINBAS, Jiacep yang mengusulkan agar momentum ini dimanfaatkan untuk menghadirkan lebih dari satu calon Ketua Kadin Kota Depok.

“Nama-nama yang selama ini telah mengemuka di ruang publik, seperti Andi Tatang Supriadi, Dian Nurfarida, Rudi Malau, Dr. Karlina maupun tokoh-tokoh pengusaha lainnya, layak diberi ruang untuk menawarkan gagasan terbaik bagi masa depan Kadin Kota Depok,” ujar Jiacep, Rabu (05/08/2026).

Jiacep mengatakan, semakin banyak figur yang bersedia maju, semakin menunjukkan bahwa Kadin Kota Depok memiliki daya tarik sebagai organisasi strategis bagi dunia usaha. Kontestasi yang sehat akan melahirkan pertukaran ide, memperluas partisipasi anggota, sekaligus membangun rasa memiliki bersama terhadap organisasi.

“Beban membesarkan Kadin Kota Depok pun tidak lagi dipikul oleh satu kelompok, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh anggotanya,” jelasnya.

Baca Juga: Semarak Kemerdekaan RI ke-81, Diskarpus Depok Gelar Lomba Cerdas Cermat SMP/MTs

Yang lebih penting lagi kata Jiacep, pemilihan ketua jangan dimaknai sebagai ajang menang atau kalah. Setelah musyawarah usai, seluruh kandidat harus kembali bersatu.

“Mereka yang belum terpilih tetap merupakan aset berharga yang memiliki jejaring, pengalaman, dan kapasitas untuk ikut membangun Kadin Kota Depok,” tegasnya.

Jiacep juga mengatakan, kedepan, Kadin Kota Depok memerlukan ‘Kabinet Ekonomi Depok’, yaitu kepengurusan yang menghimpun seluruh kekuatan terbaik tanpa melihat siapa yang menang dalam pemilihan. Dengan demikian, energi para pengusaha dapat difokuskan untuk melahirkan investasi baru, memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja, dan membangun ekosistem ekonomi yang lebih maju.

“Karena sejatinya, yang sedang dipilih bukan sekadar seorang Ketua Kadin, tetapi pemimpin kolaborasi ekonomi Kota Depok. Dan yang harus menjadi pemenang pada akhirnya adalah dunia usaha serta masyarakat Kota Depok,” pungkasnya. (AR/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button