

DEBAR.COM.-DEPOK- Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah telah terlewati sebagai bulan yang penuh keberkahan dan memberikan dampak sosial secara signifikan. Seperti pada NU Care-LAZISNU Depok mencatat capaian penghimpunan dana sebesar Rp1.790.406.470 (satu miliar tujuh ratus sembilan puluh juta empat ratus enam ribu empat ratus tujuh puluh rupiah). Lembaga Filantropi dibawah naungan Nahdlatul Ulama ini mengumpulkan dana selama Ramadan 1447 H berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dihimpun melalui berbagai kanal layanan serta gerakan sosial di Kota Depok.
Ketua LAZISNU Kota Depok, Dr. Muhtar Said menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata kuatnya solidaritas dan kepedulian warga NU di Depok. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari peran jaringan pengelola zakat di tingkat akar rumput. Saat ini tercatat, penghimpunan dana didukung oleh oleh 53 jaringan JPZIS NU (Jaringan Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama) dan UPZISNU (Unit Pengelola Zakat, Infaq, dan Shadaqah) di 11 Kecamatan.

“Alhamdulillah, pencapaian pengelolaan ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan kekompakan warga NU Depok. Ini adalah bukti bahwa semangat dari umat untuk umat benar-benar hidup dan berjalan,” ujar Muhtar Said, Selasa (24/03/2026).
Gus Said biasa disapa ini menekankan pentingnya tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel. Ia mengungkapkan bahwa seluruh dana yang dihimpun berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang tercatat dengan baik, serta dikelola secara tertib.
“Tentu, seluruh penghimpunan dana tercatat dengan baik, begitu juga dengan proses penyalurannya. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga amanah dan memastikan akuntabilitas pengelolaan dana umat,” jelasnya.
Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPP Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) ini menekankan pentingnya tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel. Ia menyampaikan bahwa seluruh dana yang dihimpun berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang tercatat dengan baik, serta dikelola secara tertib.
“Seluruh penghimpunan dana tercatat dengan baik, begitu juga dengan proses penyalurannya. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjaga amanah dan memastikan akuntabilitas pengelolaan dana umat,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat, khususnya dalam penyaluran zakat mal melalui LAZISNU Depok, terus mengalami peningkatan secara signifikan.
“Kepercayaan masyarakat Depok untuk menyalurkan zakat mal melalui LAZISNU terus meningkat. Ini menjadi bukti bahwa LAZISNU Depok bekerja secara profesional, amanah, dan transparan dalam mengelola dana umat,” pungkasnya. (MFR/Debar)




