Kepengurusan Koperasi Guru SD di Bojongsari Carut Marut

DEBAR.COM.BOJONGSARI, DEPOK- Carut marut kepengurusan Koperasi Guru sekolah Dasar Kecamatan Bojongsari yang di Ketuai oleh Mustari, Depok membuat geram para anggota Koperasi, pasalnya sudah hampir satu tahun koperasi tidak berjalan aktif, sehingganya para Anggota merasa was-was akibat tidak aktifnya kembali koperasi tersebut.

Akhirnya anggota koperasi berinisiatif membentuk Forum Anggota Koperasi, selang terbentuknya forum tersebut beberapa mengadakan pertemuan puncaknya pertemuan dengan pengurus koperasi pada bulan Nopember 2018.

“Dalam pertemuan tersebut pengurus koperasi berjanji akan mengadakan pertemuan kembali pada tanggal 5 Januari 2019 namun meleset dan di undur pada tanggal 17 Januari 2019 di tanggal 17 tersebut tidak ada kabar dari pengurus koperasi yang pada akhirnya forum bersama anggota berinisiatif mengadakan pertemuan tanpa adanya pengurus koperasi dan pengawas,” ujar Ujang salah satu guru yang juga anggota koperasi, Kamis (17/01/2019).

Dikatakannya, dalam pertemuan tersebut ada beberapa yang di sepakati diantaranya selesai kegiatan pertemuan akan mendatangi langsung kediaman ketua Koperasi meminta penjelasan terhadap ketua koperasi, yg kedua ketika tidak ada itikad baik pengurus untuk menyelesaikan masalah ini maka akan di ambil langkah ke jalur Hukum

“Pengurus juga berharap ada solusi dari Kadisdik Kota Depok karena dengan kejadian ini para guru menjadi resah atas uang yang mereka simpan melalui Koperasi tersebut,” harapnya.

Menanggapi keluhan para anggota Koperasi, Ketua Kelompom Kerja Kepala Sekolah (K3S) Bojongsari Rahwama mengatakan, dirinya sangat menghargai apa yang tengah diinginkan dan diupayakan para anggota koperasi (KGB). Untuk itu dirinya saat ini tengah
terus berusaha menangani masalah ini.

“Kesabaran memang ada batasnya, tapi Allah tetap mengedepankan dan memberikan kemenangan dan keuntungan kepada orang orang yang sabar. Yakinlah masalah koperasi akan bisa dan dapat terselesaikan sesuai dng harapan dan keinginan kita semua,” pungkasnya. (AR/Debar)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button