
DEBAR.COM.-DEPOK- Ketua Karang Taruna (Katar) Kelurahan Depok, Adrie Laurens mengajak para pemuda di Kota Depok untuk menyatakan dan mengambil sikap tegas menolak segala bentuk upaya normalisasi dan penyebaran budaya LGBTQ (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer). Sikap ini ditegaskan sejalan dengan kebijakan resmi negara serta nilai luhur bangsa yang Pemerintah telah menetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025, bahwa penyebaran budaya LGBTQ dikategorikan sebagai salah satu bentuk Ancaman Nonmiliter bagi Negara. Kebijakan ini menegaskan bahwa promosi gaya hidup tersebut dipandang bertentangan dengan falsafah Pancasila, norma sosial, serta berpotensi merusak ketahanan keluarga dan keutuhan bangsa.
“Kami mengajak para pemuda di Kota Depok untuk menolak keras kampanye, legalisasi, budaya, media maupun penyebaran paham tersebut. Hal ini dinilai jelas bertentangan dengan Pancasila, norma agama, sosial, budaya, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Ketua Katar Kelurahan Depok, Adrie Laurens, Kamis (23/07/2026).
Adrie mengatakan, Depok yang merupakan kota santri dan pendidikan, sudah sepatutnya kita jaga bersama jangan sampai ada penyimpangan dari ajaran agama. Muncul normalisasi dan penyebaran budaya LGBTQ harus dicegah dan ditolak jangan sampai merambah masuk ke wilayah Kota Depok.
“Kami berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Polri dan TNI untuk segera mengambil langkah tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelasnya.
Dirinya juga mengatakan, kemunculan LGBTQ di Kota Depok tentunya membuat keresahan dimasyarakat, jika dibiarkan berlarut-larut tanpa tindakan, dikhawatirkan nilai luhur kota ini akan tergerus.
Baca Juga: Peneliti UPER Temukan Model Baru! Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam
Ia menambahkan, Katar Kelurahan Depok juga mengecam keras pernyataan atau dukungan yang menyamakan perilaku menyimpang tersebut sebagai hal yang wajar, sebagaimana yang sempat disampaikan sebagian kalangan di lingkungan Universitas Indonesia.
“Tidak ada satu pun agama yang diakui di negara ini yang mentolerir atau memberikan nilai positif terhadap perilaku tersebut. Kami berharap seluruh pemuda dan elemen masyarakat untuk bersatu menjaga Depok dari ancaman nonmiliter ini,” pungkasnya. (AR/Debar)



