Griya Labana Village Sediakan Rumah Bagi Warga Menengah keBawah
DEBAR.COM.-CIPAYUNG, DEPOK- Rumah tumbuh sekarang ini banyak diminati oleh warga yang ekonomi kecil untuk memiliki rumah dengan harga terjangkau serta persyaratan yang mudah. Untuk Membantu kebutuhan rumah bagi warga ekonomi kecil, Labana pengembang rumah tumbuh yang berlokasi di RT 07/RW 11, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung menghadirkan rumah tumbuh dengan harga terjangkau.
Namun, untuk kesediaan lahan rumah dengan harga terjangkau tersebut lahan untuk membangunnya disesuaikan, hingga harus menurap Kali Krukut sepanjang 230 meter, ketinggian sekitar dua meter, menalan biaya Rp 180 juta. Hal ini untuk mencegah banjir permukiman sekitar.

Tidak hanya itu, lebar kali yang sebelumnya hanya 180 cm, kini diperlebar sekitar 3 meter. Hal ini dilakukan agar jalan air dari hulu ke hilir menjadi lancar.
“Rumah tumbuh ini memang tak jauh dari kali, tapi badan kalinya kami lebarkan dan diturap dengan biaya pribadi supaya enggak banjir, ” kata Budiman, pemilik rumah tumbuh, Sabtu (13/04/2019), sekaligus klarifikasi terkait pemberitaan dugaan langgar GSS.

Dikatakan Budiman, penghuni rumah, di antaranya pedagang ekonomi lemah, seperti usaha cilok dengan penghasilan terbatas tapi ingin memiliki rumah. “Jadi, keinginan pedagang kecil memiliki rumah kami bantu agar mereka tidak ngontrak, ” jelasnya.
Budiman berharap dengan usaha yang dilakukan menjadi ibadah meski dalam bentuk usaha penyediaan rumah dengan harga terjangkau. Di lokasi sekitar, Labana juga membangun jembatan permanen untuk akses keluar masuk warga dan membantu kegiatan sosial di lingkungan sekitar.
“Kedepan warga Depok berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah dengan harga terjangkau, sehingga nyaman untuk ditempati,” harapnya.

Sementara itu, Ibrahim, sesepuh warga setempat mengakui dengan adanya Budiman sebagai pengusaha rumah tumbuh, jalan dan jembatan ke makam Kedondong, RT 07/ RW 11 dibangun meski pembangunanya melibatkan warga.
“Pembangunan jalan dan jembatan ke makam ini merupakan bantuan dari Budi, tapi yang mengerjakan juga saya, ” ujar kakek dengan sejumlah cucu yang mengakui Budiman warga di sekitar sini yang peduli terhadap lingkungan. (NDI/AR/Debar)
