

DEBAR.COM.-DEPOK- Ramadan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga. Ia adalah bulan pembebasan. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa pada setiap malam Ramadan Allah membebaskan hamba-hamba-Nya dari api neraka. Ini berarti Ramadan adalah kesempatan besar untuk kembali kepada Allah dengan hati yang bersih.
Namun pertanyaannya bukan hanya berapa banyak ibadah yang kita lakukan, tetapi apakah ibadah itu benar-benar melahirkan taubat, kerendahan hati, dan perubahan dalam diri. Sebab pembebasan dari neraka bukan sekadar hadiah ritual, tetapi buah dari iman, taubat, dan kesungguhan dalam mendekat kepada Allah.
Kini Ramadan hampir di penghujungnya. Jika kita ingin termasuk orang yang dibebaskan dari neraka, maka saatnya memperbanyak istighfar, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta menguatkan doa di malam-malam terakhir.
Jangan sampai Ramadan berlalu sementara hati kita masih sama seperti sebelumnya. Semoga di sisa hari ini Allah memasukkan kita ke dalam golongan hamba yang mendapatkan ampunan-Nya dan dibebaskan dari api neraka. (MUKHRIJ/Debar)




