RagamTerkini

10 Tahun MAESTRO, Gelar Silaturahmi Akbar Para Tokoh Kelurahan Grogol, Depok

DEBAR.COM.-GROGOL, DEPOK- Kiprah perjalanan Majelis Silaturahmi Tokoh Grogol (MAESTRO) Kota Depok tentunya tercatat dalam benak masing-masing, bagaimana awal pendirian, maksud dan tujuan, eksistensinya mempertahankan ‘Silaturahmi’ baik para tokoh dan warga Grogol Depok yang pada akhirnya bisa bertahan hingga saat ini dengan segala perubahan untuk kemajuan, khususnya warga Kelurahan Grogol, Depok.

Untuk itu, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 MAESTRO, mengambil tema “Mereview Peran Menguatkan dan Mencerdaskan” digelar acara Silaturahmi Akbar Para Tokoh Kelurahan Grogol Depok yang berlangsung di Gedung Al Azhari Tribune , Grogol, serta dihadiri para Tokoh Masyarakat Grogol, Ketua RT/RW, Lurah Grogol, Boni Kusuma Sobari, Ketua MUI, Ustadz Muhammad Abdurrahman, Ketua KMP,   Deni Santana, Babinsa dan Kamtibmas Grogol, Rabu, (02/12/2025) malam.

Di usia yang ke-10 dan memasuki masa 10 tahun kedua, MAESTRO dengan mekanisme yang di milikinya telah menentukan kepengurusan baru, yang mana selaku Ketua Harian,  Zaini Sri, Ketua Dewan Pembina, H. Syaifullah dan Ketua Dewan Sepuh, H. Acep Al Azhari.

“Kita jangan takut dengan adanya perubahan, justru dengan adanya suatu perubahan, MAESTRO harus bersatu padu dan menjadi semakin kuat dalam membangun silaturahmi. Meastro Kuat dan Cerdas,” ujar H. Acep Azhari dalam sambutannya sambil menereaki yel yel MAESTRO yang disambut gemuruh.

Dikatakan Jiacep sapaan akrabnya, MAESTRO bukan sekedar singkatan tapi memiliki makna bahwa seorang Maestro adalah orang yang bisa menyatukan berbagai persoalan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing individu untuk mencapai kondisi harmoni .
Jika seorang MAESTRO terimplementasi dalam lingkungan terkecil seperti keluarga, manakala keluarga kita tumbuh secara harmonis maka sang ayah bisa kita juluki sebagai seorang MAESTRO.

“Bayangkan jika sebagian keluarga keluarga sudah bisa tumbuh secara harmonis akan berdampak kepada lingkungan yang lebih besar,” jelasnya.

Baca Juga: Peringati Hari AIDS Se-Dunia 2025, WPA Kecamatan Panmas Gelar Berbagai Kegiatan Gratis

Dalam sambutannya yang juga sekaligus menjadi laporan pertanggung jawabannya sebagai Ketua Pembina ditutup dengan kalimat bila datang kesempatan, ambil kesempatan tersebut, rangkulah perubahan.

“Dan ingat bila kita menolak perubahan, seiring waktu kita akan menjadi usang,” pungkasnya. (AR/Debar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button