Kadisporyata Depok: Regenerasi Pelatih Penting Untuk Keberlangsungan Sanggar Seni

DEBAR.COM.-DEPOK- Upaya regenerasi pelatih sanggar seni Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok mendukung pelatihan calon pelatih tari yang dilaksanakan oleh Sanggar Ayodya Pala.
Kepala Disporyata Kota Depok, Eko Herwiyanto, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang diikuti 113 peserta tersebut. Menurutnya, pelatihan menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjaga keberlangsungan sanggar seni di Kota Depok.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kegiatan pelatihan calon pelatih tari yang dilakukan oleh Ayodya Pala. Ini merupakan bentuk manajemen sanggar yang cukup bagus, salah satunya dengan mempersiapkan regenerasi para pelatih di kemudian hari,” ujar Kadisporyata, Eko Herwiyanto pada Sabtu (19/09/2026) lalu.
Dikatakan Eko, regenerasi pelatih penting untuk menjaga keberlangsungan sanggar serta meningkatkan kualitas karya dan penampilan seni yang dihasilkan.
Dirinya juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi sanggar-sanggar lain di Kota Depok dalam menerapkan pengelolaan yang lebih modern, khususnya dalam penyiapan SDM dan peningkatan kualitas karya.
“Mudah-mudahan ini juga menjadi inspirasi untuk sanggar-sanggar yang lain di Kota Depok, terutama dalam rangka pengelolaan sanggar yang modern,” harapnya.
Baca Juga: Ribuan Jamaah Tumpah Ruah Padati Peringatan Maulid Perjuangan di Alun-alun Depok
Ia menambahkan, Disporyata Kota Depok memberikan kesempatan yang sama kepada sanggar-sanggar untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah. Kesempatan tersebut diberikan secara bergilir agar sanggar seni dapat menampilkan karya mereka dalam berbagai event pemerintah.
“Tentu saja selama ini kami memberikan kesempatan yang sama pada sanggar-sanggar yang ada di Depok, terutama dalam mengisi acara-acara yang kami selenggarakan. Kami berikan secara bergilir kepada sanggar-sanggar yang ada di Kota Depok untuk menampilkan karya-karya mereka dalam event-event, terutama yang diselenggarakan oleh pemerintah,” jelasnya.
Pola tersebut menurutnya, menjadi salah satu upaya pemerintah membuka ruang bagi sanggar-sanggar lokal untuk memperkenalkan dan mengembangkan karya seni kepada masyarakat.
“Paling aktual adalah di Lebaran Depok. Kami membuat jadwal yang insyaallah bisa mengakomodir banyak sanggar-sanggar yang ada di Kota Depok untuk menampilkan karya-karya mereka,” pungkasnya. (AR/Debar)




