
DEBAR.COM.-PANMAS, DEPOK- Mendidik dan memberikan kepercayaan serta tanggungjawab kepada anak didik tingkat TKQ, TPQ, RA dan MT Yayasan Annur yang berlokasi di Kp. Lio RT 04/013 Kelurahan Depok untuk belajar menjadi kepanitian pada kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dilaksanakan di Musala Nurul Iman dengan mengangkat tema ‘Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah’ merupakan salah satu cara Yayasan Annur dalam memberikan ilmu kepercayaan diri yang kelak akan menjadi terbiasa bagi anak-anak menjadi panitian atau menangani even kegiatan di lingkungan sendiri maupun di sekolah.
Kepala Yayasan Annur Kp. Lio Depok, Bunda Mulyani mengatakan bahwa pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah persiapannya cukup mendadak dan semua tehnik pelaksanaan diserahkan semuanya kepada anak didik.
“Meski diserahkan sepenuhnya kepada anak didik, kami beserta para guru yang lainnya tetap membantu dan mengarahkan agar pelaksanaan acara Maulid berjalan lancar, dan alhamdulillah meski ada gugup atau grogri namun semua bisa diatasi, inilah cara kami dan bukan hanya ilmu yang kami berikan, tetapi belajar tanggungjawab sejak dini kami tanamkan,” ujar Bunda Mulyani, Minggu (10/25/2026).

Dikatakan Bunda Mulyani, ini sebuah keinginan mau melaksanakan kegiatan Maulid Nabi meski kondisinya yang tidak memungkinkan, namun atas ijin Allah SWT kami bisa melaksanakannya.
Apresiasi buat para siswa Yayasan Annur terdiri dari anak-anak yang usianya masih pantaran SD dan SMP namun sudah mempunyai semangat menjadi Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Terima kasih kepada orangtua atau wali murid yang telah membantu dan mensupport anak-anaknya agar tetap semangat dalam menjalankan kepanitiaan, juga terima kasih atas kehadiran para jamaah,” jelasnya.
Sementara itu, ceramah agama yang disampaikan oleh Ustazah Siti Maesaroh juga memberikan apresiasi kepada anak didik Yayasan Annur yang berani dan hebat menjadi Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ustazah Siti Maesaroh mengatakan, bahwa kumpulnya kita ini dalam rangka rasa cinta kita pada Nabi Muhammad SAW dan inshaAllah mendapatkan Syafaatnya dihari kiamat nanti, dimana matahari didekatkan sejengkal, manusia tenggelam dalam keringatnya sendiri.
“Syafaat atau pertolongan Nabi Muhammad SAW akan datang untuk umatnya pada saat itu. Dan hanya Nabi Muhammad SAW yang mempunyai Syafaat,” terangnya.

Ia memambahkan, Syafaat itu tidak gratis, namun harus dijemput dengan perkuat tauhid dan jaga keimanan.
Rasulullah bersabda “Orang yang paling berbahagia mendapatkan syafaatku adalah orang yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah dengan ikhlas dari hatinya. (HR. Bukhari)”.
Kemudian perbanyaklah sholawat, karena ini amalan yang paling ringan tetapi paling dahsyat untuk mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat.
“Kemudian mencintai dan menghidupkan sunnahnya. Memperingati Maulid ini jangan hanya menjadi acara tahunan saja, tapi jadikanlah sebuah momentum untuk bertanya pada diri kita sendiri, sudahkan kita menjalan dan mencontoh suri tauladan Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya. (MFR/Debar)




